Pengalaman Perpanjang SIM Online

By Ursula Meta Rosarini - 6:00 am

18 Januari 2024


Hy guys, apa kabar?
Welcome to my blog!

Ini adalah tulisan kedua tentang perpanjang SIM, tulisan sebelumnya saat aku Perpanjang SIM Tahun 2018 di Mall Artha Gading Jakarta Utara.

Setelah 19 tahun memiliki SIM, akhirnya untuk kali pertama aku coba perpanjang SIM online, aku coba online sebenarnya karna penasaran aja sama prosesnya, soalnya kalau mau mudah, perpanjang SIM secara konvensional di area parkir Grand Mall Cakung Jakarta Timur udah paling solutif, karena dekat dari kantor dan nggak antri pula.

Bagaimana caranya, berapa biayanya dan berapa lama jadinya? Kalian wajib banget baca postingan ini sampai selesai kalau kalian berniat buat perpanjang SIM online juga.


Jadi, perpanjang SIM sekarang bisa online melalui aplikasi Digital Korlantas POLRI yang sudah tersedia di Android maupun iOS. 





Dokumen yang dibutuhkan adalah:
1. Foto E-KTP
2. Foto SIM Lama
3. Foto Tanda Tangan
4. Pas Foto (menggunakan latar belakang warna biru dengan resolusi 480×640 pixel, tidak menggunakan kacamata, tidak menggunakan hijab berwarna biru, tidak menggunakan penutup kepala seperti topi atau peci, foto wajah menghadap ke depan)

Oh iya aku jelasin dulu bahwa perpanjang SIM online ini bisa dilakukan H-90 hari sebelum masa berlaku SIM habis ya. Dan aku perpanjang SIMnya H-30 hihi, nggak mepet lah ya kalau sebulan sebelumnya.



Bagaimana Cara Tes Kesehatan Online?
Pemeriksaan kesehatan secara online ini hanya bisa dilakukan melalui website erikkes.com. dan hanya bisa diakses melalui smartphone. Bagi pengguna baru harus melalukan registrasi terlebih daluhu untuk melanjutkan ke tahap pemeriksaan.

Setelah pendaftaran dan validasi berhasil, kemudian akan terkoneksi dengan aplikasi Digital Korlantas POLRI melalui NIK, selanjutnya bisa melakukan proses booking. Selanjutnya pilihlan jenis SIM yang akan diperpanjang dan rumah sakit atau klinik sesuai domisili, kemudian lengkapi beberapa form yang harus diisi.


Bagaimana Cara Tes Psikologi Online?
Untuk tes psikologi akan diarahkan ke URL https://app.eppsi.id/. Untuk pengguna baru juga harus melakukan registrasi terlebih dahulu, jangan lupa gunakan voucher untuk NIK yang didaftarkan pada aplikasi Digital Korlantas POLRI agar akun kita terhubung dengan aplikasi. Kemudian lalukan pembayaran sesuai dengan instruksi.

Saranku, kerjakan tes psikologi pada pagi hari dimana otak masih fresh. Sebenarnya tesnya nggak sulit, (lebih sulit tes psikologi saat aku membuat SIM baru tahun 2004 yang lalu) hanya saja tes psikologi ini terdiri dari ratusan soal, jadi harus konsentrasi karena beberapa soal dibatasi waktu pengerjaannya, jadi nggak bisa terlalu lama berpikir apalagi disambi mengerjaan hal atau pekerjaan lainnya, pasti ambyar.


Jujur aja mataku rasanya pedes benget setelah selesai mengerjakan tes psikologi, aku paling nggak suka berkutat sama keypad, sayangnya hanya bisa diakses dari smartphone, kalau isa diakses dari PC mungkin aku akan lebih nyaman hahaha. Oh iya hasil tes langsung keluar saat itu juga dan terhubung ke aplikasi Digital Korlantas POLRI.


Pemilihan Lokasi Satpas
Kita bisa bebas memilih Satpas untuk proses pencetakan SIM, aku sendiri memilih Satpas terdekat dari rumah yaitu Satpas Metro Bekasi. Apabila kita ditolak di Satpas yang dipilih, kemungkinan material SIM di Satpas tersebut sedang kosong, pilihlah Satpas lain yang memungkinkan.

Untuk alamat pengiriman boleh berbeda dengan alamat yang tertera pada SIM ya. SIMku alamatnya di Cengkareng, Jakarta Barat, karena KTPku alamatnya di sana, sedangkan SIM fisik aku kirim ke rumah di Bekasi.

SIM fisik bisa kita dapatkan dengan 3 cara yaitu:
  1. Dikirim melalui Pos Indonesia (ongkos kirim berbeda2, sesuai dengan jarak lokasi Satpas yang dipilih dengan alamat pengiriman)
  2. Diambil sendiri ke Satpas
  3. Diambil oleh orang lain menggunakan surat kuasa
Jika seluruh proses selesai dan pembayaran berhasil, kita bisa memantau progressnya di riwayat transaksi melalui aplikasi.

Progres perpanjangan SIMku singkatnya begini:
21-09-2023 Tes kesehatan
22-09-2023 Melengkapi dokumen, psikotes & menyelesaikan pembayaran, diproses ke 40%
11-10-2023 Diproses ke 50%
04-01-2024 Diproses ke 80%
06-01-2024 Sampai

Prosesku ini terbilang sangat lama ya, memakan waktu sampai 3.5 bulan, asli aku sampai capek nunggunya, padahal orang lain ada yang cuma 3 hari SIM sudah sampai di rumah. Aku sampai email ke customer servicenya, katanya masih dalam proses antrian cetak. Nggak tau deh berapa banyak orang yang perpanjang SIM di Satpas itu, atau mungkin sempat mengalami kekosongan material.

Berapa biayanya?
Untuk perpanjang SIM C, rincian biayanya sebagai berikut:
  • Pemeriksaan Kesehatan, Rp 0 
  • Tes Psikologi, Rp 37.500
  • Perpanjang SIM C, Rp 75.000
  • Biaya Layanan, Rp 10.000
  • Biaya Pengiriman, Rp 24. 501
Of course menurut aku lebih murah secara konvensioanal ya, karena kalau secara konvensional nggak ada biaya layanan & pengiriman, tapi kadang dipaksa pakai asuransi hahahaha.

Meskipun aku nggak mengalami kendala sama sekali, pengerjaan tes kesehatan & tes psikologi lancar, unggah dokumen lancar, pembayaran lancar, namun secara keseluruhan aku tetap lebih suka perpanjang SIM secara konvensional karena prosesnya lebih cepat, nggak pakai mengerjakan tes psikologi pula.

Q&A:
  1. Apakah bisa perpanjang semua jenis SIM online? Tidak, sementara ini hanya untuk SIM A & C saja, jenis SIM lainnya masih harus secara konvensional
  2. Jika perpanjang 2 SIM (A & C) sekaligus, apakah harus 2 kali tes kesehatan? Tidak, 1 kali tes kesehatan berlaku selama beberapa bulan kedepan, hasil dari tes kesehatan tersebut bisa untuk 2 jenis SIM sekaligus
  3. Jika perpanjang 2 SIM (A & C) sekaligus, apakah harus 2 kali tes psikologi? Tidak, 1 kali tes psikotest berlaku sampai setahun kedepan, hasil dari tes psikologi tersebut bisa untuk 2 jenis SIM sekaligus
  4. Apakah aplikasi Digital Korlantas bisa untuk membuat SIM secara online juga? Tidak, sementara ini baru bisa perpanjang saja
  5. Apakah bisa perpanjang SIM yang sudah habis masa berlakunya? Tidak, SIM yang sudah habis masa berlakunya akan hangus dan harus membuat yang baru
Plus dan Minus Perpanjang SIM Secara Online:
(+) Bisa dilakukan H-90 sebelum masa berlaku SIM habis
(+) Bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun dan hanya menggunakan smartphone
(+) Tidak perlu datang ke lokasi dan mengantri atau berkerumun
(+) SIM lama tetap bisa kita simpan

(-) Harus mengerjakan tes psikologi yang super banyak
(-) Biaya jadi lebih mahal karena ada tembahan biaya layanan & ongkos kirim
(-) Waktu premosesan bisa memakan waktu yang cukup lama
(-) Butuh koneksi internet yang stabil, mungkin akan sulit jika di daerah 
(-) Masih terbatas di beberapa wilayah, masih banyak Satpas yang belum melayani perpanjang SIM online, terutama di daerah

Cukup panjang postingan kali ini, namun semoga bermanfaat buat kalian yang sebentar lagi akan perpanjang SIM. Thank you for reading, see you on my next post.



  • Share:

You Might Also Like

14 comments

  1. Sampai sekarang saya belum pernah urus sim secara online .dan otomV8

    ReplyDelete
  2. wahhh semuanya sudah online ya?
    lagi mudah dan efficient lah selepas ini!

    ReplyDelete
  3. Bagus ya sebenernya, bisa perpanjang SIM Online tanpa ribet antri dateng ke kantor langsung. Tapi kalau dilihat dari ulasannya, kok malah jadi tambah ribet ya😅
    Apalagi misal kebagian yang prosesnya 3-5 bulan, duuuh... berarti estimasi SIM jadinya masih belum jelas juga.
    Kalau di daerah kayaknya lebih worth it pake 'calo' , sehari jadi, walaupun lebih mahal sih😁

    ReplyDelete
  4. lah aku jjuga baru perpanjangan sim online januari kemarin mbak
    asli soal-soal tes psikologinya ga banget menurtku hahahaha untung lulus
    tapi sempat macet di akhir sampe aku ke satpasnya katanya klo masih macet nanti boleh ke sana H-2
    enakan online memang cuma jangan mepet

    ReplyDelete
  5. Aku perpanjang Nov, seminggu nyampe rumah kak, hahaha lucky me.

    Enak bange bis aperpanjang online gini, bisa sambil rebahan ga perlu keluar rumah

    ReplyDelete
  6. Wah boleh dicoba ini, kebetulan tahun ini mau perpanjang juga, buat prepare saya mau urus H-30 hihihi, syukur2 jadinya cepat, kalau lama ya setidaknya sudah well preprare.

    ReplyDelete
  7. Kayaknya tes kesehatan baik online atau konvensional cuma formalitas aja ya kak, ga dites beneran wkwkwk

    ReplyDelete
  8. Lumayan ga perlu bayar asuransi, kalau offline dipaksa pake asuransi wkwk

    ReplyDelete
  9. berarti satpasnya dimana aja ya kak? yg dikampung pun tetep bisa ngurus online tinggal nyari satpas terdekat walaupun mungkin tetap jauh hahaha, boleh juga dicoba, cuma penasaran sama prosesnya

    ReplyDelete
  10. Biasanya anak dan suami perpanjang SIM yang offline mbak..sama juga ribet dan ngantrinya hehehe... mudah "an kalo perpanjang SIM lagi bisa pake yang lewat online aja nih , makasih infonya mbak 😀👍

    ReplyDelete
  11. Tahun lalu aku melakukan pendaftaran perpanjangan online via aplikasi, untuk tes psikologi clear deh tuh, ada hasilnya. Nah ketika tes kesehatan, karena pukesmas yang di aplikasi adalah rujukan, datanglah aku kedaerah kabupaten. sayangnya, malah diperlakukan seperti offline. Katanya sistem mereka masih belum mendukung, alhasil perpanjangan sim malah jatuhnya semi online/offline. huhuhu. Padahal alurnya sudah sesuai, pikirku tanpa ribet, ehh ternyata pihak sana yang bikin ruwet.

    ReplyDelete
  12. Lama bgt busyet, ini kalau tiap hari kerjaannya di jalanan takut juga kalau ada razia karna ga tiap polisi mau tahu kalau perpanjangan SIM barunya udah on process.

    ReplyDelete
  13. Suamiku perpanjang online cpt beb, 1 mingguan udah nyampe di rumah katanya, doi seneng bgt, ga perlu ribet keluar, bisa sambil rebahan katanya.

    ReplyDelete